Tanggung Jawab Para Pendidik Pada Masa Depan Anak

Memberikan pendidikan kepada anak menjadi tanggung jawab orangtua dan juga gurunya di sekolah. Pendidik  berupaya untuk membentuk individu yang memiliki karakteristik dan keistimewaan. Ia juga telah menciptakan keluarga yang harmonis yang memiliki karakteristik dan keistimewaan.

Adapun tanggung jawab yang para pendidik atas anak yang sedang dididiknya adalah:

1. Tanggung Jawab Pendidikan Iman

Maksudnya adalah mengikat anak dengan dasar-dasar keimanan, rukun Islam, dan dasar-dasar syariat semenjak anak sudah mengerti dan memahami. Dasar-dasar keimanan di sini adalah segala sesuatu yang ditetapkan melalui pemberitaan yang benar akan hakikat keimanan, perkara-perkara gaib, seperti iman kepada Allah, malaikat, kitab-kitab samawiyah, semua rasul, pertanyaan dua malaikat di alam kubur, azab kubur, kebangkitan, hisab/pengadilan, surga, neraka, dan semua perkara yang gaib.

Sedangkan yang dimaksud dengan rukun Islam adalah semua peribadahan anggota dan harta, seperti shalat, puasa, zakat, dan haji bagi yang mampu melaksanakannya.

2. Tanggung Jawab Pendidikan Moral

Yaitu kumpulan dasar-dasar pendidika moral serta keutamaan sikap dan watak yang wajib dimiliki oleh seorang anak dan yang dijadikan kebiasaannya semenjak usia tamyiz hinnga ia menjadi mukallaf (balig). Hal ini terus berlanjut secara bertahap menuju fase dewasa sehingga ia siap mengarungi lautan kehidupan.

3. Tanggung Jawab Pendidikan Fisik

Hal ini dimaksudkan supaya anak bisa tumbuh dan dewasa dengan memiliki fisik yang kuat, sehat, dan bersemangat. Islam telah menggariskan beberapa metode dalam mendidik fisik anak-anak, supaya para pendidik mengetahui besarnya tanggung jawab dan amanah yang telah Allah bebankan kepadanya.

4. Tanggung Jawab Pendidikan Akal

Adalah membentuk pola berpikir anak terhadap segala sesuatu yang bermanfaat, baik berupa ilmu Syar’I, kebudayaan, ilmu modern, kesadaran, pemikiran, dan peradaban. Sehingga anak menjadi matang secara pemikiran dan terbentuk secara ilmu dan kebudayaan.

5. Tanggung Jawab Pendidikan Jiwa

Yaitu mendidik anak semenjak usia dini agar berani dan terus terang, tidak takut, mandiri, suka menolong orang lain, mengendalikan emosi, dan menghiasi diri dengan segala bentuk kemuliaan diri baik secara kejiwaan dan akhlak secara mutlak. Tujuannya adalah membentuk anak, menyempurnakan, serta menyeimbangkan kepribadiannya sehingga di saat usia taklif (balig), ia telah mampu melaksanakan kewajiban-kewajibannya dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan makna.

6. Tanggung Jawab Pendidikan Sosial

Yang dimaksud dengan pendidikan sosial di sini adalah mengajari anak semenjak kecilnya untuk berpegang pada etika social yang utama dan dasar-dasar kejiwaan yang mulia, bersumber dari akidah Islam yang abadi dan perasaan keimanan yang tulus. Pendidikan sosial ini bertujuan agar seorang anak tampil di masyarakat sebagai generasi yang mampu berinteraksi sosial dengan baik, beradab, seimbang, berakal yang matang, dan berperilaku secara bijaksana.

Semoga bermanfaat