Apakah Tubuh Anda Termasuk Kegemukan atau Ideal?

 

Kegemukan adalah suatu kondisi yang kompleks, memiliki dimensi sosial dan psikologi yang serius, mempengaruhi hampir semua usia dan strata sosial-ekonomi, serta mengancam – baik di negara maju maupun negara berkembang. Menurut WHO, prevalensi obesitas di seluruh dunia meningkat lebih dari dua kali lipat antara tahun 1980 dan 2014.

Pada tahun 2014 terdapat lebih dari 1,9 miliar orang dewasa (di atas 18 tahun) mengalami kelebihan berat badan. Dari jumlah tersebut lebih dari 600 juta mengalami obesitas. Secara keseluruhan, sekitar 13% dari populasi dunia dewasa (11% laki-laki dan 15% perempuan) mengalami obesitas pada tahun 2014.

Bagaimana dengan Indonesia? Menurut data Riskesdas 2013, secara nasional, prevalensi obesitas sentral adalah 26.6 persen, lebih tinggi dari prevalensi pada tahun 2007 (18,8%).  Obesitas sentral merupakan faktor risiko beberapa penyakit kronis seperti diabetes melitus, penyakit jantung dan pembuluh darah, stroke, kanker, serta radang sendi. Dikatakan obesitas sentral apabila laki-laki memiliki lingkar perut >90 cm, sementara perempuan dengan lingkar perut >80 cm.

Menurut pengukuran indeks massa tubuh (IMT), batas ambang IMT di Indonesia adalah sebagai berikut:

Dengan IMT akan diketahui apakah berat badan seseorang dinyatakan normal, kurus atau gemuk. Penggunaan IMT hanya untuk orang dewasa  berumur > 18 tahun dan tidak dapat diterapkan pada bayi, anak, remaja, ibu hamil, dan olahragawan.

Untuk mengetahui nilai IMT ini, dapat dihitung dengan rumus berikut:

Berat Badan (kg)

IMT      = ——————————————————-

Tinggi Badan (m) X Tinggi Badan (m)

Kategori Indeks Massa Tubuh
Kurus
  • Kekurangan berat badan tingkat berat
< 17,0
  • Kekurangan berat badan tingkat ringan
17,0 – 18,4
Normal 18,5 – 25,0
Gemuk
  • Kelebihan berat badan tingkat ringan
25,1 – 27,0
  • Kelebihan berat badan tingkat berat
> 27,0

Semoga Bermanfaat

Leave a Comment