Cara Mengenalkan Anak Makanan Halal Sejak Dini

Bagi orangtua Muslim yang menginginkan anaknya menjadi sholeh/sholehah, dalam masa perkembangan kepribadian anak, rasa ingin tau, spontanitas, dan masa potensial untuk belajar, perlu juga menanamkan ketaqwaan anak. Salah satu di antaranya pengenalan tentang halal-haram.

Psikolog dan pemerhati Anak-Anak, Zulia Ilmawati, memberikan 9 kiat mudah untuk mengenalkan makanan halal pada anak :

Label Halal
Usahakan selalu membeli makanan yang telah mendapatkan sertifikat halal, mulai makanan ringan, jajanan, sampai saat akan memilih restoran. Untuk makanan dalam kemasan, label halal berupa lingkaran kecil di sudut atas atau bawah kemasan, yang di dalamnya terdapat kata halal. Dan untuk makanan yang tidak dikemas atau restoran, keterangan halal berupa lembaran kertas sertifikat yang dikeluarkan oleh LPPOM MUI.

Meski yang tidak berlabel halal itu bukan berarti makanan haram, mengenalkan label halal penting demi mendidik anak untuk mulai berhati-hati sebelum membeli makanan.

Kandungan Makanan
Biasakan anak untuk mengamati setiap kandungan makanan yang tercantum dalam kemasan. Jika di dalamnya terdapat bahan yang meragukan, gelatin misalnya, pastikan bahwa yang tercantum adalah gelatin dari sapi.

Gelatin biasanya terdapat pada makan yang lembut dan sedikit kenyal, seperti es krim, permen lunak, dan puding. Tiga jenis makanan favorit anak.

Tanamkan Kehalalan
Penting juga diajarkan kepada anak, bahwa makanan yang halal tidak hanya dilihat dari zatnya, tapi juga dari cara memperolehnya.

Makanan yang zatnya halal, tetapi didapat dengan cara yang haram, menjdai haram juga. Misal, ayam goreng yang halal dimakan, jika didapat dengan xara mengambil bekal temannya saat makan siang di sekolah, menjadi haram.

Kenalkan Makanan Haram
Sekali waktu, saat berbelanja di supermarket, jika ada makanan haram yang dijual, tunjukkanlah kepada anak, perbedaan daging sapi dan daging babi misalnya, mulai dari warna, tekstur, dan aromanya. Selain makanan, anak juga bisa dikenalkan dengan minuman beralkohol yang haram dikonsumsi, seperti bir, dan minuman haram lainnya. Tekankan kepada mereka, semua itu dilarang dalam ajaran Islam dan haram untuk dikonsumsi.

Makan Bersama
Cara lain yang cukup efektif mengenalkan makanan halal kepada anak adalah saat makan bersama. Ajaklah anak mengamati makanan masing-masing, kemudian terangkan kepada mereka tentang kehalalan makanan, sekaligus kandungan gizi, dan manfaatnya untuk pertumbuhan anak, serta adab makan dan minum sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam, seperti berdoa sebelum dan sesudah makan, menggunakan tangan kanan, tidak mencela makanan, tidak berbicara saat makan, dan sebagainya.

Leave a Comment