Cara Mengatasi Penyakit Tanpa Obat

Mengatasi penyakit tidak harus dengan obat ustadz danu meneliti hubungan penyakit dengan akhlak. Bertobat (tidak mengulangi lagi) efektif menyembuhkan penyakit fisik tanpa obat-obatan dan tanpa harus ke rumah sakit.

ustadzdanu

Sesungguhnya segala musibah/penyakit yang dialami setiap orang sekarang adalah hasil dari perbuatannya sebelumnya dan apabila sakit di alami oleh anak yang belum dewasa maka itu akibat dari perbuatan orang tuanya dimasa lalu. Hal ini juga telah dijelaskan dalam Al-Quran dalam surat Asy-Syura ayat 30-31.

Bila mengalami sakit, cobalah merenungkan kesalahan akhlak dan kesalahan perbuatan  yang dilakukan sebelumnya. Bila kita memohon ampun hanya kepada Allah SWT, maka penyakit apapun akan mudah sembuh bahkan dengan cara yang tidak pernah kita duga.

Hubungan penyakit akhlak dengan berbagai penyakit fisik  yang dicatat dari pernyataan ustadz Danu dalam acara bengkel hati yang disiarkan langsung setiap minggu subuh di MNC TV. Berikut sebagian dari penyakit fisik dan penyakit akhlak yang harus diperbaiki dengan tobat :

Alergi : Punya keinginan yang kuat di barengi dengan kejengkelan, ada amalan salah untuk keselamatan
Amandel : Suka marah
Ambien : Emosi berlebihan bila ada masalah dalam keluarga, biasanya diam dulu, kemudian marah besar
Anemia (kekurangan sel darah merah, Hb rendah) : Sering marah tersimpan (jengkel) pada pasangan atau pada orang tua hampir tiap hari
Anyangan (Kesemutan): Apa yang diinginkan supaya tercapai.
Asam Urat : Prinsipnya tidak bisa diarahkan (kaku, tidak mau kurang lebih) : Susah dinasehati
Asma : Emosi tertekan dan tertutup

BAB tidak lancar : Sering menyimpan masalah, tidak diomongkan : Pendiam, tidak suka bicara, menyimpan jengkel
Batuk : cerewet, apa-apa dikomentari : Banyak omong, keras dan kasar
Batuk flu : Sering tidak peduli pada lingkungan
Bau Badan : Biasanya orang ini gampang tersinggung, kalau dinasihati langsung nyerang dan punya sifat pemalas
Bau mulut : Biasanya mempunyai sifat yg bicaranya tidak enak atau suka bikin tersinggung (menyakiti) orang
Benjolan di dekat telinga kiri : Suka jengkel bila mendengan sesuatu yang tidak cocok di hati (cepat tersinggung)
Benjolan di leher, Gondok : Jarang bicara, tapi sekali bicara pedas.
Benjolan di pita suara : Sering mau menasehati pasangan tetapi tertahan tidak jadi ngomong, akhirnya jadi jengkel yang tersimpan
Bisul di kepala : Ambisi tinggi dan dikerjakan, bisul di pantat : Ambisi tinggi tetapi tidak dikerjakan, bisul di perut bawah : Kalau ada keinginan sering ngotot (ambisi tinggi)
Bronkhitis, Batuk terus : Agak pendiam dan gampang tersinggung : Kalau marah diam saja

Darah Rendah : Banyak khawatir,pertimbangan, ragu-ragu dan tidak ada penyelesaian masalah, masalah sering didiamkan saja.
Darah tinggi (Hypertensi) : Emosi tinggi, tak mau kalah, cepat tersinggung : Suka terburu-buru dan sering jengkel : Sering jengkel dan geregetan : Suka ngomel
Dengkul , Persendian Sakit, Asam Urat : Punya keinginan yang kuat (ngotot) : Kaku dalam pekerjaan, tak bisa berdamai : bila berdebat susah dikalahkan
Diabetes : Kalo punya keinginan, ngotot : Kalo menasehati orang, harus dituruti, bila tidak, marah dan jengkel : Kalo dinasehati orang, tidak mau menerima : Solusinya paling benar, suka ngatur.
Demam / Demam berdarah : Pendiam dan gampang tersinggung

Flu/Filek : Sedikit-sedikit dipikir serius : Terlalu serius (penuh emosi) dalam memandang dan memikirkan sesuatu, jangan pernah menyalahkan cuaca, semuanya rahmat Allah

Ginjal, Batu Ginjal, Gagal Ginjal : Sering jengkel pada pasangan, tidak dapat membedakan mana yang baik (benar) mana yang buruk (salah).
Gatal-Gatal / Kutu air di jari kaki kiri : Kalo melihat keluarga orang lain, suka mengkritik (kaki berhubungan dengan pekerjaan, kiri berhubungan dengan keluarga, jari berhubungan dengan kerapian), gatal berpindah-pindah : amalan salah
Glaukoma : Menyimpan marah yang sangat kuat (jengkel sekali) pada pasangan, orang tua atau rekan kerja

Haid Terus Menerus : Dalam berbicara dengan suami atau anak meledak-ledak, kalau ada keinginan sering dipendam kalau dikeluarkan penuh emosi dan meledak-ledak
Halusinasi : Amalan salah, punya obsesi dan sering ngelamun
Hepatitis : Suka mencari kesalahan orang lain : Suka dendam
Hernia : Emosi terpendam, keinginan yang salah, terlalu memaksakan : Keinginan tinggi tidak tercapai : Keinginan kuat, banyak diam
Herpes (penyakit kulit) : Kalau ada masalah di dalam keluarga mencari solusinya bercampur emosi (marah)

Jantung, Sakit Jantung : Terlalu yakin terhadap prinsipnya, keras kepala
Jantung Koroner : Sering jengkel dan ngomel pada pasangan atau anak
Jerawatan : Kurang bersosialisasi dengan lingkungan, jerawat  tumbuh di dahi/jidat : ada sesuatu di pikiran yang tidak tersampaikan

Kaki Gajah : Punya keinginan, tetapi tidak dikerjakan (ragu-ragu).
Kaki Kesemutan, telapak kaki kesemutan : Amalan salah
Kaki Lumpuh Mendadak : Sering jengkel pada ayah/suami dan ngambek diam
Kaki/ Sendi Sakit : Mau menang sendiri, suka ngotot
Kaki/ Lutut Sakit Nyeri : Jengkel akibat punya keinginan yang kuat tentang suatu kebaikan yang disampaikan pada anggota keluarga, tetapi tidak direspon atau tak kesampaian, mengatur rumah tangga agak keras/kaku, tidak mau dengar pendapat anggota keluarga lainnya.
Kanker Hati : Suka marah bila dinasehati
Kanker Otak : Jengkel yang kuat sekali dan terus menerus pada orang tua atau pasangan
Kanker Payudara : Pendiam, masalah suka disimpan, jengkel yang lama : Sering marah-marah sama suami atau anak : Keinginan yang meledak-ledak : Bila punya keinginan sulit dbantah
Kanker Rahim : Sering jengkel yang dipendam (diam) pada anak atau orang tua : Suka marah, merepet (ngomel)
Kanker Servik : Sering ngomel sama anak atau suami
Keguguran : Ada kejengkelan kepada Ibu atau pada suami sampai beberapa hari : Ada ketakutan yang sangat tinggi
Keloid (penebalan kulit di bekas luka) : Keinginan tinggi, tetapi banyak ragu
Kepala Migrain : Biasanya punya pikiran banyak dan sering su’udzon (negative thinking)
Kepala Pusing (Vertigo) : Tidak fokus dalam diskusi, sukanya mengalihkan topik pembicaraan, jengkel dan meremehkan terhadap pendapat atau pandangan orang lain, Suka marah, Tidak mau mendengar nasehat, Bila dinasehati pikirannya kemana-mana, Amalan salah

Keputihan : Sering ngomel pada suami
Keseleo : Ada perbuatan yang nyerempet ke hal yang tidak baik
Kesurupan : Gangguan jin, bacakan istghfar aja di telinganya
Kista / Miom : Jengkel pada suami atau orang tua
Kolesterol : Punya pendapat tak mau disanggah
Kulit sensitif (bila digigit nyamuk sering menjadi borok) : Cepat tersinggung
Kurang darah merah : Gampang marah dan gampang tersinggung
Kram : Gangguan jin (amalan salah)

Latah : Sebagian besar otak yang mengatur motorik dikuasai jin (diganggu jin)
Leukimia : Sering jengkel pada pasangan dan diam (disimpan lama)
Lever : Suka mencari kesalahan orang lain : Suka dendam : Sering jengkel (diam), jarang senyum.
Lumpuh : Pemalas/malas : Sering merasa putus asa,
Lutut sakit : Ada kekakuan (selalu ngotot) dalam rumah tangga
Maag, mual, muntah, perih : Suka ngeyel (membantah) : Sering marah dan menolak bila dinasehati pasangan : Gampang jengkel dalam keluarga : Tidak suka menerima nasehat orang lain terutama dalam keluarga
Mandul : Sering marah, jengkel dan menolak pada suami/ kurang cekatan/agresif dalam beribadah dan kurang mesra terhadap pasangan (dingin) : Banyak diam, kurang inisiatif
Mandul, sperma encer : Suami sering mengobral janji
Mandul, sperma kurang : Agak pendiam (tertutup), diajak bicara sering blank (ga nyambung)
Masuk angin : Suka ngomel, sering jengkel yang dipendam, marah kecil tapi sering
Mata Gatal : cepat bereaksi (geregetan) terhadap lingkungan yang tidak cocok dengan hati. Masalah mata berhubungan dengan keinginan yang kuat, mata kanan berhubungan dengan kebaikan, mata kiri berhubungan dengan keburukan. Kalau disertai emosi (marah) akan jadi mata merah dan panas/sakit.
Mata Kabur : Tidak suka dinasehati oleh orang tua
Mata Katarak : Suka menolak nasehat orang, diam dan jengkel : Memandang pasangan terlalu rendah dan tidak menuruti nasehat yang baik dari pasangannya
Mata Minus : Memandang sesuatu selalu serius
Mata Plus : Kurang serius dalam menghadapi sesuatu masalah
Menggigil sesudah mandi, atau bila kena air : Sering jengkel pada suami dan anak : Amalan salah
Menstruasi Banyak : Suka membantah bila dinasehati
Miom di rahim : Sering jengkel, mau ngomong ga jadi

Osteoporosis : Suka ngotot bila punya keinginan, tidak peduli pendapat orang lain
Parkinson : Sering terburu-buru dalam melakukan sesatu pekerjaan dan dibarengi dengan jengkel : Sering diam tapi geregetan
Paru-paru : merasa paling mampu, rasa bangga yang kuat,
Payudara sakit : Jengkel pada suami
Pelupa : Sering berprasangka, ada rasa takut, sering melamun, takut ngomong pada pasangan
Perut dan Pinggang Sakit : Jengkel dalam keluarga
Perut Mual/ Mau Muntah : Kalo dinasehati agak susah, suka membantah, menolak nasehat
Perut Nyeri : Punya amalan-amalan atau selalu mempunyai ke inginan yang kuat dan kalau tidak terpenuhi akan jengkel.
Perut Panas : Suka ngomel , bila disertai perih : suka diam dan jengkel pada suami, amalan salah atau sihir
Perut, Sering Diare, Sering Kentut : Sering ngomel atau ngomong yang tidak bermanfaat
Pinggang Sakit : Jengkel yang tersimpan pada anggota keluarga (anak atau pasangan)
Pikun : Merasa yakin ilmunya paling benar (takabur)
Prostat Sakit : Kalo punya keinginan selalu ngotot
Polip (hidung) : bila melihat lingkungan, ada yang tidak cocok, diam tidak diomongkan lalu jengkel
Rambut Rontok : Ada yang dipirkan terus dan belum dapat solusinya
Rematik (Lutut Nyeri) : sama anak-anak agak kaku (keras tapi bukan marah), anak harus selalu menurut perintahnya
Sakit gigi : Sering marah, geram
Sakit kuning : Biasanya karena terlalu banyak ngomong sehingga cenderung menyakiti orang lain
Sakit Waktu Haid : Sulit diatur, tidak mau diatur
Santet/ Kena Santet : Gampang marah, emosional
Sariawan : Suka ngomel, sering ngomong kasar

Serak : Punya sifat kurang terpuji, merasa mampu
Sesak Napas : Jengkel pada pasangan bila ada masalah : Diam bila ada masalah (dipendam), cepat marah, ada amalan salah
Sinusitis : Menahan beban pikiran : Suka memikirkan sesuatu yang tidak cocok di rumah tangga atau di lingkungan disertai kejengkelan : Jengkel (diam) pada pasangan
Stroke : Merasa mampu berdiri sendiri, pendiam, egois, emosi terlalu tinggi : Suka tersinggung lalu jengkel dan tersimpan lama : Jengkel yang kuat pada suami/istri/saudara, didiamkan (tak mau bicara/meraju/ngambek) berhari-hari
Susah tidur (Insomnia) : Ada kejengkelan yang dipikirkan terus menerus

Telinga Dengung : Jengkel pada pasangan sehingga tidak mau mendengarkan nasehat pasangannya : Kalo dinasehati oleh pasangan sering diam, jengkel dan ngambek, cepat jengkel bila melihat sesuatu yang kurang baik.
Telinga Tuli : Sering membantah bila diberi masukan atau nasehat, marah bila dinasehati, diam dan jengkel bila dinasehati
Tenggorokan gatal : Suka bicara (cerewet) dan suka berkomentar bila dinasehati
Tenggorokan sakit/radang : Sering marah dengan suara keras/kasar : Sering mau ngomong sesuatu, lalu tidak jadi, unek-unek yangtersimpan menjadi jengkel
Tumor : Ngeyel (membantah), meremehkan orang, jengkel yang kuat (sangat jengkel)
Tumor Leher : Marah/jengkel yang tersimpan pada pasangan
Tumor Rahim : Sering jengkel pada ayah atau pada suami
Tumor Payudara kanan : Jengkel yang dipendam karena suatu kebaikan yang disampaikan ke suami tidak direspon dengan baik
Vertigo dan kaki lemas : Sering tidak mentaati nasehat, terutama orang tua

Semoga bermanfaat. mohon maaf apabila ada kesalahan pencatatan. Lebih jelasnya saksikan saja siaran langsung acara bengkel hati di MNCTV setiap minggu subuh. Pemirsa bisa berkonsultasi masalah penyakit lainnya secara langsung dengan ustadz Danu.