Cara Diet Sarapan Telur Rebus Cepat Langsing

Sarapan telur rebus diyakini bisa membuat tubuh menjadi langsing? Sarapan dua butir telur rebus dan tidak digoreng, memang bisa membantu program diet turun berat badan. Asalkan, harus diimbangi dengan pengaturan makanan saat makan siang dan makan malam.

Dalam penurunan berat badan, sarapan telur hanya berfungsi secara tidak langsung. Sebabnya, sarapan telur hanyalah salah satu bentuk pengaturan jenis makanan. Meski rutin sarapan telur, tapi jika pola makan siang dan malamnya tidak diatur dengan cermat, berat badan tetap tidak akan berubah.

Manfaat Sarapan Telur Rebus

Orang dengan berat badan normal harus mengonsumsi sepertiga dari kebutuhan kalori total dalam sehari. ”Kebutuhan kalori total itu sekitar 2000 kalori, Artinya, sepertiga dari jumlah kebutuhan kalori itu, atau sekitar 660 kalori, harus terpenuhi saat sarapan. Dan, sarapan dengan dua butir telur rebus, bisa memenuhi kebutuhan kalori tersebut. Sebab, satu butir telur seberat 50 – 60 gram, mengandung 308 kalori.

Dengan jumlah asupan kalori yang pas, tubuh kita tentu tidak perlu menyimpan kelebihan kalori dalam jaringan sel-sel lemak. Itulah alasan mengapa sarapan dua butir telur dikatakan bisa membantu menurunkan berat badan.

Walaupun telur kurang mengenyangkan,Tapi, makan dua butir telur untuk sarapan, bisa membuat perut bertahan hingga waktu makan siang tanpa rasa lapar.

Jangan Makan Telur Berlebihan

Meski telur dikatakan bisa membantu menurunkan berat badan, namun konsumsinya juga harus dicermati. ”Sebab, bila kita hanya makan telur, tanpa dibarengi menu seimbang yang lainnya, tujuan untuk melangsingkan tubuh malah tidak akan tercapai.

Bahkan, mengonsumsi telur secara berlebih, kata Viastuti, bisa memicu timbulnya efek samping yang tidak diinginkan. Di antaranya akan membuat tubuh menjadi tidak sehat. Sebab, kebutuhan tubuh akan nutrisi lainnya, seperti karbohidrat dan lemak tidak terpenuhi.

Selain itu, kandungan protein telur cukup tinggi. Jika konsumsi telur dilakukan secara berlebih, maka jumlah protein yang harus dipecah oleh tubuh juga cukup tinggi. Padahal, proses pemecahan protein menjadi energi tersebut akan memberatkan kerja ginjal dan hati.

Karena itu, langkah terbaik adalah membatasi asupan telur per hari. Misalnya, cukup satu butir telur saja saat sarapan. Bahkan, pada orang yang memang punya problem kolesterol, disarankan konsumsinya dibatasi cukup dua sampai tiga kali saja dalam satu minggu.

Telur Direbus, Bukan Digoreng

Untuk mendapatkan manfaat dari konsumsi telur, sebaiknya mengolah telur dengan merebusnya, bukan menggoreng. Telur direbus dalam air dengan suhu 64 derajat Celcius, selama sekitar empat setengah menit. Gizi telur, protein dan vitamin E tidak akan rusak jika telur direbus matang.Tak peduli berapa lama Anda merebusnya.

Ayo langsing dengan Sarapan Telur Rebus.

Leave a Comment